Rabu, 23 Maret 2011

Alhamdulillah….



Kata itu adalah salah satu kata yang bisa aku ungkapkan mengenai apa yang aku rasakan saat ini. Meskipun aku baru menyadari itu semua di saat umurku yang saat ini bisa di bilang ngga sedikit. Tapi aku bersyukur bisa menyadari akan hal ini di umurku yang sebanyak ini. Kalo seandainya hal ini ngga aku dapatkan, belum tentu di sisa umurku yang ngga tau sampai kapan “rasa” ini kudapatkan. Apa itu???
itu semua karena Orang Tuaku…Ya…. Aku bersyukur telah hidup dan dibesarkan oleh mereka. Dengan segala perhatian dan kasih sayangnyalah aku bisa sampai seperti ini. Dengan segala yang aku miliki ini, semua ngga lepas dari mereka. Sungguh besar jasa mereka terhadap diriku. Mulai dari aku dalam kandungan sampai aku besar seperti ini. Mereka telah banyak memberiku ilmu,pengalaman dan lain sebagainya. Dan ternyata aku baru menyadari bahwa ngga mudah menjadi orang tua yang bisa menjadi panutan untuk anak – anak dan keluarganya kelak. Kata orang”buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”, semoga saja aku kelak bisa menjadi panutan yang baik untuk anak dan keluarga – keluargaku kelak. Rasa sesal dan sedih begitu kurasakan saat aku ingat waktu masih kecil dulu, sering ngelawan mereka, ngga mau di suruh – suruh mereka, suka ngebantah, suka ngomong kasar, ngomong pake suara yg keraslah dan lain – lain. Aku baru sadar gimana rasanya klo seandainya hal itu terjadi ke aku???bisa kah aku terima perlakuan – perlakuan kasar dari anak – anak/keluarga ku?Sanggupkah aku buat bersabar ma semuanya itu? Aku mungkin cuma bisa  berharap semoga aku ngga ngalamin itu di kemudian hari dari keluargaku.
Ngomong – ngomong tentang orang tuaku, aku juga ngga bisa lepas perhatianku dari kakak – kakak ku. Mereka juga adalah orang – orang yang hebat dalam hidupku. Banyak hal positif yang aku dapatkan dari mereka tentang hidup ini. Apalagi aku ini anak terakhir di keluargaku, yang katanya orang anak terakhir itu”anak manja”ato apalah sejenisnya gitu. Tapi mungkin apa kata orang itu banyak benernya juga, soalnya kalo aku lagi kelahi – kelahi ma kakak – kakakku dulu, pasti orang tuaku ngebelain aku. Apalagi kalo di keluargaku ini aku yang paling sering nangis kalo dah di kerjain ma kakak – kakakku ini, meskipun itu aku yang salah, tapi ya tetep aja orang tuaku ngebelain aku. Mungkin orang bilang, biar salah tetep aja bener.hehehehe… Tapi itu semua waktu aku masih kecil. Kita sekarang udah jauh berbeda. Udah ngga ada kelahi – kelahi lagi. Palingan Cuma ocehan – ocehan kecil yang keluar yang ujung – ujungnya salah satu dari kita ada yang ngalah. Kalo ngga aku ya kakakku yang laki – laki, kalo yang perempuan itu selalu menang terus,hehehehe
Terlepas dari semuanya itu aku bersyukur, Allah udah ngasih aku kesempatan untuk hidup di antara mereka. Dibesarkan oleh orang tua seperti mereka. Berada di lingkungan orang – orang yang begitu sabar terhadap tingkah lakuku yang ngga karu – karuan ini, tapi mereka tetep sabar dan ngga cape – capenya buat ngingetin aku dari semua yang aku lakuin itu. Terima kasih ya Rab, terima kasih atas semua yang telah Engkau berikan ini kepadaku. Engkau adalah Maha Bijaksan dan Engkau lah yang Maha Mengetahui. Semoga Engkau kelak mempersatukan kami semua ke dalam Surga-Mu. Amin.

Rasa syukurku juga ngga bisa lepas dari orang – orang yang telah banyak membantu aku dalam menggapai Rahmat-Mu, mulai dari teman – teman ku (yang ngga bisa aku sebutin namanya satu – satu) sampai kepada keluargaku yang telah menjadikanku sampai seperti ini. Semoga kalian semua mendapatkan balasan dari-Nya. Amin. Maaf ya kalo aku ngga bisa ngebalas semua kebaikan – kebaikan yang udah kalian berikan ke aku selama ini…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar