Wah g kerasa ya bentar lagi dah mau bulan puasa. Mudah2an kita masih bisa di pertemukan dengan bulan puasa (bulan yang penuh hikmah)amin. Tapi sebelum kita memasuki bulan puasa itu, kita bakal melalui bulan Sya’ban, dimana di bulan tersebut Rasulullah SAW banyak melaksanakan ibadah puasa selain bulan ramadhan. Haditsnya adalah riwayat al-Nasa’i dan Abu Dawud (dan dishohihkan oleh Ibnu Huzaimah): “Usamah berkata pada Nabi saw, ‘Wahai Rasulullah, saya tak melihat engkau melakukan puasa (sunat) sebanyak yang engkau lakukan dalam bulan Sya’ban‘. Rasul menjawab: ‘Bulan Sya’ban adalah bulan antara Rajab dan Ramadan yang dilupakan oleh kebanyakan orang’’ “.
Di bulan sya’ban ini aq mau berbagi pengetahuan yang mudah2an bisa bermanfaat buat kalian yang membacanya, terutama untuk diriku sendiri. Karena berbicara bulan sya’ban, aq mau berbicara tentang nisfu sya’ban. Yang mana sya’ban adalah nama salah satu nama bulan berdasarkan kalender arab, sedangkan nisfu adalah pertengahan, jadi mungkin bisa di simpulkan arti atau makna dari nisfu sya’ban adalah pertengahan bulan sya’ban. Ada apa apa dengan nisfu sya’ban(pertengahan bulan sya’ban)?inilah yang akan aq berikan mengenai apa di balik nisfu sya’ban tersebut.
Di bulan sya’ban ini aq mau berbagi pengetahuan yang mudah2an bisa bermanfaat buat kalian yang membacanya, terutama untuk diriku sendiri. Karena berbicara bulan sya’ban, aq mau berbicara tentang nisfu sya’ban. Yang mana sya’ban adalah nama salah satu nama bulan berdasarkan kalender arab, sedangkan nisfu adalah pertengahan, jadi mungkin bisa di simpulkan arti atau makna dari nisfu sya’ban adalah pertengahan bulan sya’ban. Ada apa apa dengan nisfu sya’ban(pertengahan bulan sya’ban)?inilah yang akan aq berikan mengenai apa di balik nisfu sya’ban tersebut.
Mungkin sudah banyak orang yang tau mengenai apa itu nisfu sya’ban dan mungkin ada juga yang mungkin masih belum tau. Dari buku dan internet yang telah aq baca2, ada beberapa amalan yang mungkin akan mendatangkan manfaat buat kita yang mengamalkan amalan pada nisfu sya’ban ini. Tetapi amalan ini juga ada dari beberapa kalangan yang masih menganggap bahwa ini bid’ah atu tidak sesuai syari’at islam, namun mudah2an kalian bisa memilah2nya sendii mana yang baik dan tidak. Apapun yang kita kerjakan pasti nantinya akan di pertanggung jawabkan di akhirat kelak. Jadi saat kalian membaca ini, semoga kalian bisa memilah – milah terllebih dahhulu apakah sesuai dengan hati nurani kalian atau tidak, oleh karena itu semua aq kembalikan lagi kepada kalian semua.
Dari yang pernah aq baca dan yang pernah aq lakuin, saat nisfu sya’ban kita membaca doa dan beberapa surat. Yakni pada tanggal 14 sya’ban malamnya (malam tgl 15 sya’ban) setelah shalat maghrib kita melaksanakan shalat sunat maghrib (ba’diyah maghrib) lalu membaca surat Yaasin 3 kali. Cara membacanya di setiap sebelum membaca surat yaasin kita niatkan sesuatu terlebih dahulu.
Pada saat membaca Yaasin yang Pertama, niat minta dipanjangkan umur di dalam berbuat ibadah kepada Allah SWT.
Pada saat membaca Yaasin yang Kedua, niat minta diluaskan rezeki yang halal buat bekal ibadah kepada Allah SWT.
Pada saat membaca Yaasin yang Ketiga, niat minta ditetapkan iman.
Dan disetiap selesai membaca Surat Yaasin, membaca do’a in 1 kali....
(maaf kalo tulisannya bahasa indonesia ya... karna arabnya aq g ngerti gimna cara bikinnya, y mudahan bisa memakluminya dan mudah2an yang aq tulis ini bener bahasa indonesianya, klo ada kekeliruan aq minta maaf dan mohon koreksinya ya bagi yang tau tentang do’a ini nanti, terima kasih)
Jangan lupa sebelum membaca do’a ini awali dengan membaca bismillah dan pujian2 atas Rasulullah SAW ya, agar medapatkan rahmat dari Allah SWT, amin... ini do’anya ya
Allahumma yaa dzalmanni walaa yumannu ‘alayka yaa dzaljalaa li wal ikrom. Yaa dzattouli wal in ‘am. Laa ilaa ha illaa anta zohrollajii na wajaa rol mustajiirii na wa amaa nal khooifiin. Allahumma in kunta katab tani ‘indaka fii ummil kitaa bi syakiyyan aw mahruuman aw mathruudan aw muqtarron ‘alayya firrizqi famhullahumma bifadlika fii umril kitaabi syaqoo watii wahir maa nii wathordii waq titai ririzqii wa atsbibnii ‘indaka fii ummilkitaa bi sa’iidan marzuuqon muwaffaqollil khoyroo ti fainnaka kulta waqoulukal haqqu fii kitaa bikal munazzali ‘alaa lisaa ni nabiyyikal mursali yamhullaahumaa yasysyaa u wayus bitu wa’indahuu ummul kitaab. Ilaahii bittajallil a’zoomi fii laylatinnisfi min syahri sya’banil mukarromillatii yufrooqu fiihaa amrin hakiimiwwayub romu ish rif ‘anni minal balaa imaa a’lamu wamal a’lamu wamaa anta bihii a’lamu wa anta ‘alla mul ghuyuubibirohmatika yaa ar hamarroohimiin.
Kemudian setelah selesai membaca Yasin beserta do’a diatas, maka baca pula do’a ini:
Allahumma innaka ‘afuwwunkariim tuhibbul ‘afwa fa’fu’annii (3x)
Allahumma inni as alukal ‘afwa wal’afiyata wal mu’afatadda imah. Fiddini waddunnyaa wal aa khirooh (3x).
Allahumma innaka ta’lamu sirrii wa’alaa niyyatii faq balma’dziroh. Wata’lamu haa jatii fa’tinii suwalii. Wata’lamumaa fii nafsii faghfirlii dzan bii.
Allahumma inni as aluka iimaa nayyubaa syiru qolbii. Wayaqiinan sodiqon hatta a’lamu annahuu laa yusiibanii illaa maa katabtahuu lii waroddinii biqodoo ika (3x).
Jadi aq mau mengingatkan lagi, setelah kita shalat maghrib, lalu mengerjakan shalat sunnat sesudah maghrib, setelah itu membaca Yasiin 3x, yang setiap sebelum membaca surat Yasiin kita niatkan terlebih dahulu sesuai yang di sebutkan di atas, lalu setelah selesai membaca Yasiin yang pertama kita baca do’a di atas, dan kita lanjutkan membaca surat Yasiin yang kedua sesuai dengan urutan yang pertama tadi sampai yang ke tiga. Setelah selesai membaca Yasiin yang ketiga(terakhir) lalu kita membaca do’a yang terakhir di atas ini. Setelah melaksanakan tersebut di atas, alangkah baiknya jika kita bisa melanjutkan dengan shalat malam kemudian puasa esok harinya.Semoga ini bisa menjadikan masukan buat kalian semua yang membacanya.
Oia aq juga akan memberikan referensi buat kalian yang ingin membaca atau tahu tentang nisfu sya’ban ini lebih lengkap mengenai dalil – dalilnya.lihat di sini ya buat tambahan pengetahuan tentang nisfu sya'ban ini.mudah - mudahan bermanfaat.aminSumber : RISALAH AMALIYAH (H.M Qusairi Hamzah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar